Harga Bitcoin

Harga Bitcoin Rontok 3,86% Jadi USD 75.646

Harga Bitcoin (BTC) Kembali Mengalami Koreksi Signifikan Pada Perdagangan Pagi Ini (4 Februari 2026) Menurut data CoinMarketCap. Bitcoin turun 3,86 persen dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di sekitar USD 75.646,02 pada pukul 07.05 WIB, membukukan tren pelemahan yang cukup tajam.

Pergerakan ini menandai salah satu periode volatilitas yang terus membayangi pasar aset kripto, terutama setelah Harga Bitcoin sempat menguat di kisaran USD 78.000 pada awal periode perdagangan sebelum kemudian turun di bawah level psikologis USD 75.000. Volume perdagangan 24 jam pun melemah sekitar 9,29 persen. Sementara kapitalisasi pasar Harga Bitcoin turun sekitar 3,87 persen, menunjukkan tekanan jual yang lebih luas.

Faktor Tekanan Turunnya Harga Bitcoin

Penurunan harga Bitcoin tidak terjadi dalam isolasi. Tren ini tercermin dalam pergerakan kripto global yang lebih lemah dalam beberapa pekan terakhir karena beberapa faktor makro dan sentimen pasar yang berubah.

Salah satu faktor utama yang di nilai memengaruhi adalah ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam beberapa laporan internasional, pergantian kandidat pimpinan Federal Reserve AS. Khususnya penunjukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Fed telah menciptakan kekhawatiran di kalangan investor bahwa kebijakan moneter akan menjadi lebih ketat. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi cenderung mendorong penguatan dolar AS. Dan membuat aset berisiko seperti Bitcoin kurang menarik.

Selain itu, pasar kripto juga mengalami gelombang penjualan di seluruh kelas aset berisiko, termasuk saham yang terkait dengan teknologi dan logam berharga. Dalam beberapa laporan, likuidasi besar-besaran dan sentimen risiko risk off telah mendorong tekanan jual lebih lanjut di Bitcoin, memperkuat tren bearish.

Pergerakan di Bawah Level Kunci dan Dampaknya

Penurunan Bitcoin saat ini juga menandai pergerakan di bawah level yang sebelumnya menjadi support penting bagi pasar. Data independen menunjukkan bahwa Bitcoin sempat diperdagangkan di level terendah yang tidak terlihat sejak April 2025, bahkan sempat menyentuh dasar di kisaran USD 74.000–75.000 sebelum sedikit rebound.

Penurunan bawah level psikologis ini bukan hanya signifikan secara teknikal. Tetapi juga berdampak pada persepsi para trader dan investor besar (whales). Ketika level support ini di tembus, hal itu dapat memicu aksi jual lanjutan, terutama di lingkungan di mana likuiditas menipis. Sebuah pola yang sering terjadi di pasar kripto saat tren turun berlangsung.

Sentimen Investor dan Risiko Bearish

Berbagai analis menyoroti bahwa pasar Bitcoin mungkin telah memasuki fase bearish yang lebih luas. Penurunan di bawah USD 80.000 dan sekarang di bawah USD 75.000 mencerminkan sentimen yang cenderung defensive. Di mana investor mengambil sikap hati-hati dan mengurangi eksposur terhadap aset volatil seperti kripto. Risiko ini di perkuat oleh penurunan aktivitas likuiditas market depth, yang membuat pergerakan harga lebih tajam terhadap tekanan jual di pasar.

Dalam beberapa prediksi dari analis pasar (meskipun masih bersifat teoretis). Bitcoin bisa menghadapi tekanan lebih lanjut jika tidak ada katalis positif dalam waktu dekat. Seperti arus masuk ETF signifikan, kebijakan moneter yang lebih akomodatif, atau adopsi institusional yang meningkat. Namun, proyeksi tersebut tidak pasti dan sangat di pengaruhi oleh dinamika ekonomi global.

Bagaimana Investor Merespons?

Investor yang lebih berhati-hati biasanya melihat koreksi seperti ini sebagai peluang akumulasi jangka Panjang. Sementara trader jangka pendek mungkin memilih untuk menunggu hingga pasar stabil kembali. Beberapa pelaku pasar bahkan melihat pergerakan volatil semacam ini sebagai bagian dari siklus pasar kripto masa koreksi yang normal setelah periode kenaikan besar sebelumnya.

Namun, bagi investor yang sensitif terhadap risiko, kondisi ini merupakan pengingat bahwa Bitcoin dan aset kripto lainnya tetap sangat volatile. Dan di pengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan moneter, geopolitik, serta perubahan sentimen pasar yang cepat.